Cerita Kule

SNOWBALL

Published

on

Ya betul, kaya . Kalau temen-temen main nih ke daerah kutub kemudian berlayar kaya di film Titanic. Tapi ga mesti peluk-pelukan juga, intinya ya berlayar aja ke lautnya buat ngeliat . Naahh ternyata yang muncul ke permuakaan air laut itu hanyalah secuil penampakan besar yang ada di bawahnya. Orang yang menaiki kapal pasti hanya bisa melihat gunung es di permukaan, tapi takkan pernah tau sebesar apa sih gunung es yang menopangnya. Sama, orang lain, jika melihat kita hari ini takkan pernah tau sebesar apa perjuangan yang telah dilaluinya.
Baca Juga:  Terapan Konsep Kesehatan Jiwa Imam Al-Ghazali
Berbicara kesuksesan jadi teringat kutipan motivasi waktu belajar di pesantren.
‘Tak ada kenikmatan kecuali setelah bersusah payah’
Ternyata itu BUENERRR banget loh. Jadi pernah nih ya, berada di titik apa-apa serba mudah. Kaya contoh gini deh, dulu mau sekolah itu gampang banget gitu masuknya. Mau sekolah di SMK negeri gampang, masuk ke SMP gampang, mau mondok (nama lain mesantren) gampang, bahkan mau masuk ke perguruan tinggi pun gampang. Jadi ga tau gitu rasanya berjuang biar masuk ke situ dan pada akhirnya ya biasa-biasa aja.
Baca Juga:  Tenang, Kamu Ga Sendiri Kok
Sampai kemudian ada fenomena dimana liat temen-temen yang ga bisa kuliah tapi pengen, liat orang yang berusaha susah payah biar bisa sekolah dsb dan barulah tau rasanya bersyukur saat memberanikan diri untuk men-stop subsidi biaya kuliah dari orang tua. Dari situ bersyukur banget punya kesempatan mengenyam pendidikan. Karena, asli! nyari dana untuk bisa berpendidikan itu perjuangan yang tak mudah kawan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending