Kabar

Aliansi Peduli Pendidikan Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi Terkait RUU Sisdiknas

Published

on

 

Suarahimpunan.com – Aliansi Peduli mengirim surat terbuka kepada Presiden RI, Joko Widodo, untuk berkenan menunda pembahasan RUU (RUU Sisidiknas) masuk ke dalam Prolegnas Prioritas 2022 dan pengesahan menjadi UU tahun 2022 pada Senin (29/8).

Menurut kajian aliansi, RUU ini cacat unsur legislasi formil karena penyusunan RUU seperti hantu, sebab tidak transparan, terburu-buru, dan dikerjakan di ruang gelap serta tidak melibatkan para ahli dari berbagai bidang ,dan minimnya kolaborasi yang baik antara kementerian dengan para penyelenggara di lapangan dari Sabang sampai Merauke, baik di kota maupun daerah terpencil.

Baca Juga:  Pengurus KOHATI dan LAPMI Serang Raya Periode 2022-2023 Resmi Dilantik

Selain itu juga belum tersedianya Road Map, cetak biru atau Grand Design Nasional yang merupakan prasyarat untuk dapat menyusun RUU Omnibus Law Sisdiknas yang efisien dan sustainable.

Peneliti Mahardika Institute, Mu’min Boli, yang juga tergabung dalam aliansi mengatakan ini akan mendorong percepatan alih status PTN menjadi PTN Badan Hukum.

“Padahal kita ketahui bersama bahwa PTN BH dalam prakteknya yang ada saat ini cenderung komersial sehingga makin sulit diakses oleh masyarakat kebanyakan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penghujung 2021 Karang Taruna Wirasinga Bentuk Struktur, Siap Sinergi Bangkitkan Potensi Desa

“Selain itu, dalam penerimaan mahasiswa baru, ini justru mengalami kemunduran dibandingkan dengan UU yang memberikan perhatian khusus pada mereka yang tinggal di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan),” tambahnya lagi.

Sementara itu Direktur Vox Point Indonesia, Indra Charismiadji, juga berharap RUU Sisdiknas yang akan mengatur nasib bangsa dan negara disusun secara cermat dengan melibatkan banyak pihak dan tidak tergesa-gesa.

Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 3 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending