Kabar

Bingung Bayar UKT 200 Triliun? Kami Buat Simulasi Pembayarannya

Published

on

                            : Rp1,104 triliun Kota Cilegon                           : Rp1,8 triliun Kota Tangerang                      : Rp3,99 triliun Kota Tangerang Selatan          : Rp3,273 triliun Kabupaten Serang                   : Rp2,676 triliun Kabupaten Lebak                    : Rp2,69 triliun Kabupaten Pandeglang           : Rp2,6 triliun Kabupaten Tangerang             : Rp5,276 triliun Provinsi Banten                       : Rp11,308 triliun Jika diakumulasikan, pendapatan dari seluruh pemerintah daerah yang ada di Provinsi Banten yakni sebesar Rp34,717 triliun. Lumayan aja, tinggal cari lagi sekitar Rp169 triliun sisanya. Semangat! BANTU PEMERINTAH TAGIH UTANG BLBI Skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang telah di-SP3-kan oleh KPK beberapa waktu yang lalu ternyata masih menyisakan sekitar Rp110 triliun yang bisa ditagih loh Kanda Yunda.
Baca Juga:  Badko Jabagbar Tuntut Ahmad Latupono Berhenti Main PB HMI MPO-an, Affandi Diminta Bertindak Tegas
Melalui Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2021, Presiden Joko Widodo telah membentuk satuan tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI untuk mengejar utang perdata BLBI. Dilansir dari CNBCIndonesia, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengemukakan bahwa total keseluruhan utang perdata kasus BLBI yang dikejar pemerintah mencapai nyaris Rp 110 triliun. Mahfud mengatakan, aset BLBI yang dikejar pemerintah beragam. Mulai dari sertifikat bangunan, hingga aset berbentuk barang yang nilainya kemungkinan sudah naik. Pemerintah, kata Mahfud, akan berhati-hati untuk menginventarisasi aset-aset tersebut.
Baca Juga:  Dinamika Politik Perempuan, Wakil Ketua DPRD: Jangan Takut Terjun ke Politik
“Ada yang berbentuk sertifikat bangunan, tapi barangnya mungkin tidak sesuai dengan sertifikat. Ada yang baru menyerahkan surat pernyataan tapi dokumen pengalihannya belum diserahkan kepada negara, belum ditandatangani karena masih ada dugaan pidana dan sebagainya,” ujar jelas Mahfud.

Lagi Trending