Kabar

Badko Jabagbar Tuntut Ahmad Latupono Berhenti Main PB HMI MPO-an, Affandi Diminta Bertindak Tegas

Published

on

Lampiran Surat Keputusan HMI MPO Badko Jabagbar nomor 001/KPTS/A/05/1443 yang dikeluarkan pada Kamis (23/12).

“Apabila hasil kesepakatan Rapat Pimpinan Cabang, melalui surat keputusan
Jabagbar tidak di penuhi dalam waktu 3X24 jam terhitung sejak surat dikirimkan, maka seluruh cabang yang tergabung di wilayah koordinasi Jabagbar, kami akan menyatakan sikap tegas untuk tidak mengakui kepengurusan PB periode 2020-2022 M,” tulisnya dalam SK.

Masih dalam SK yang dikeluarkan, cabang di wilayah Jabagbar mendorong penuh agar PB yang resmi disepakati saat Kongres ke-XXXII di Kendari segera melakukan rekonsiliasi.

Baca Juga:  Refleksi Citra Politik Tujuan Pendirian HMI: Menatap Kepemimpinan Nasional Indonesia

“Karena sampai saat ini saudara dengan rekan-rekannya terus melakukan kegiatan inkonstitusional yang mengatasnamakan MPO, diakui atau tidak diakui bahwa publik atau masyarakat pada saat ini menilai ada PB lain selain PB HMI MPO saudara ,” tulisnya.

Adapun kesepakatan dalam pakta integritas tersebut menyatakan:

  1. Bahwa kami, menyatakan sikap akan bergerak sesuai dengan grand design pengurus ‘Berkhidmat untuk Umat, Menuju Islam Rahmatan Lil’alamin’.
  2. Bahwa kami, akan melakukan ekspansi wilayah kekuasan dan penambahan cabang baru di wilayah Jawa Bagian Barat.
  3. Hasil kesepakatan cabang–cabang HMI di wilayah Jawa Bagian Barat:
Baca Juga:  Dilantik, Pengurus Komisariat UIN 'SMH' Banten Fokus Tingkatkan Intelektual

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending