Kabar

Ekspose Riset Guru Honorer, PB HMI MPO Sarankan Bentuk Lembaga Kekaryaan Konsen Pendidikan

Published

on

SERANG, suarahimpunan.com – Dalam Opening Ceremony Konferensi Cabang ke-XII, MPO Cabang Serang mengadakan ekpose riset dengan tajuk ‘Road Map Kesejahteraan Guru Non PNS ‘. Hasil riset tersebut dipaparkan langsung oleh Formateur Ketua Umum Komisariat Untirta Ciwaru, Agung Rizki Jamas, dan dimoderatori oleh Fitrotunnisa yang merupakan kader komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Pemaparan dilangsungkan di Ruang Aspirasi DPRD , dan dihadiri oleh berbagai elemen sebagai penanggap hasil riset yang dibuat oleh Tim Peneliti MPO Cabang Serang.
Baca Juga:  Generasi Muda, Wajah Perekonomian Masa Depan
Adapun elemen-elemen yang dihadirkan sebagai penanggap adalah Syafrudin selaku Wali yang didampingi oleh Alpedi selaku Kepala Dindikbud, Roni Alfanto selaku Wakil Ketua 2 DPRD, Akto Gunawan Ketua Ikatan Guru (IGI), dan Affandi Ismail selaku Ketua Umum PB MPO. Wali Kota Serang, Syafrudin, menjelaskan bahwa dana yang dikeluarkan untuk oleh pemerintah daerah merupakan bentuk penghargaan, bukan gaji.
Baca Juga:  Jelang Pesta Demokrasi 2024, Bawaslu dan UPG Gelar Diskusi Pemilu Jurdil
“PNS dan honor memang berbeda, PNS digaji oleh pemerintah pusat dan untuk honor itu digaji oleh dana BOS, yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah itu bukan gaji tapi penghargaan,” ucapnya. Selanjutnya, tanggapan dilanjutkan oleh Wakil 2 Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto menyebut bahwa anggaran untuk memang belum mencukupi. “Anggaran pendidikan sudah mencukupi, tapi untuk belum mencukupi, jumlah guru honor 1880 orang, dan setiap orang diberi Rp 200.000,” tuturnya.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Lagi Trending