Kabar

PB HMI MPO Kutuk Penangkapan Dua Pimpinan HMI MPO Cabang Serang

Published

on

SERANG, suarahimpunan.com – Kabar penahanan Ketua Umum dan Ketua Umum Komisariat Universitas Banten Jaya (Unbaja) pada Senin malam hingga Selasa (21/9) siang, dikecam oleh Pengurus Besar (PB) MPO. Ketua Umum PB MPO, , mengutuk keras tindakan penahanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tanpa menyertakan Surat Perintah (SP) Penahanan. “Sebagai Ketua Umum PB saya mengutuk keras tindakan pihak aparat kepolisian yang telah melakukan penangkapan terhadap dua Kader ,” ujarnya, Selasa (21/9) malam.
Baca Juga:  Wanita Tangguh Prajurit Muslimah Sahabat Nabi: Ummu Ummarah
Menurutnya, penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian menjadi bukti nyata bahwa rezim ini semakin represif. “Sangat disayangkan mengapa mahasiswa hendak menyampaikan aspirasinya lalu ditahan, padahal kebebasan berpendapat di muka umum jelas dilindungi oleh undang-undang, apalagi di dalam negara yang menganut sistem demokrasi seperti Indonesia,” tuturnya. Affandi menerangkan, bahwa peristiwa penangkapan yang dialami oleh Ketua Umum dan Ketua Umum Komisariat Unbaja ini merupakan bentuk kegagalan berdemokrasi.
Baca Juga:  Pemkot Serang Akan Gelar Open Bidding, HMI MPO Serang: Tak Boleh Ada Jual Beli Jabatan
“Penangkapan adalah salah satu bukti kegagalan demokrasi dan reformasi Indonesia yang sudah lebih kurang 23 tahun berlalu,” terangnya. Menurutnya, meskipun dua kader tersebut sudah dibebaskan, tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian setempat sangatlah melukai rasa kebebasan berpendapat bagi masyarakat Indonesia, khususnya seluruh kader HMI di manapun berada. “Penangkapan semacam ini bukan baru kali ini saja, tetapi sudah terjadi di beberapa tempat yang lainnya, di mana mahasiswa dan rakyat dibatasi hak demokrasinya ketika ingin memberikan kritik kepada penguasa,” ujarnya.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending