Kabar Himpunan

Soal Wacana Pemekaran Kabupaten, HMI Tangerang Raya Sampaikan Beberapa Pertimbangan

Published

on

Tangerang, suarahimpunan.com – Wacana pemekaran menjadi beberapa daerah otonom baru (DOB) kembali mencuat. Setelah adanya wacana Tangerang Barat dan Utara, kali ini muncul wacana pemekaran untuk Tangerang Tengah. Ketua Cabang , Ahmad Izat Jazuly, mengatakan bahwa wacana pemekaran memang sudah lama terdengar. Menurutnya, hal tersebut sah-sah saja dilakukan, asalkan pemekaran dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat. “Tangerang Utara, Tangerang Barat, itu sudah santer terdengar. Kalau memang landasan utamanya adalah untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, kami akan mendukung wacana tersebut. Karena tentunya pemerintah hadir untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (24/3).
Baca Juga:  Untirta Bantah Ada Kepentingan Politik Dalam Pencatutan Ma'ruf Amin
Sebelum itu, ia meminta agar kajian yang dilakukan dalam wacana pemekaran daerah itu dapat benar-benar dilakukan. Kajian tersebut harus bisa mencakup seluruh aspek, terutama aspek ekonomi daerah. “Jangan sampai karena kajiannya kurang matang, akhirnya kejadian seperti daerah-daerah lain yang dimekarkan, justru tidak kuat secara finansial. Mereka tidak memiliki potensi pendapatan daerah, sehingga terlalu berpangku pada dana transfer,” terangnya. Izat mengatakan, potensi terbebaninya anggaran negara akibat pemekaran daerah juga perlu dipertimbangkan. Sebab dengan dimekarkannya daerah, maka pos anggaran belanja pegawai pun akan semakin besar.
Baca Juga:  Fopkia Kabupaten Tangerang Sebut Pentingnya Deteksi Dini Gizi Buruk
“Tentunya daerah yang baru dimekarkan pasti membutuhkan pegawai untuk menjalankan roda pemerintahan. Lalu akan ada tambahan pejabat tinggi pratama seperti Kepala Dinas hingga Kepala Seksi. Itu kan juga perlu anggaran yang besar,” ucapnya. Begitu pula dengan wacana pembentukan Provinsi Tangerang. Izat mengaku bahwa pihaknya tentu akan mendukung rencana tersebut, asalkan pembentukan provinsi baru itu memang untuk kesejahteraan masyarakat.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending