Maka dari itu, ia pun ikhlas atas peristiwa yang terjadi pada ritel miliknya di Sri Muda. Dengan harapan berbagai barang yang dijarah oleh masyarakat, dapat menjadi bekal untuk bertahan hidup melewati bencana alam banjir yang melanda.
Terlebih bantuan dari pemerintah pun ternyata datang terlambat, sehingga masyarakat pun dinilai terpaksa untuk melakukan penjarahan.
“Dengan seikhlas hati, saya menghalalkan mereka yang melakukan perbuatan tersebut dengan niat meneruskan kelangsungan hidup akibat bantuan yang tiba lambat dan bukan dengan niat yang sebaliknya,” tuturnya.
Diakhir, ia pun berdoa agar masyarakat di Sri Muda, Shah Alam, Selangor dapat selamat dari berbagai musibah mulai dari pandemi Covid-19 hingga banjir.
“Bersama kita memanjatkan doa kepada Allah S.W.T. agar mereka semua terselamat dan bencana banjir serta pandemik ini sedia pulih seperti biasa,” tandasnya. (RED)