Kabar

Bantuan Biaya Hidup Telat Cair, Peserta Kampus Mengajar Menggugat!

Published

on

Suarahimpunan.com – Jagad sosial media sedang ramai memperbincangkan cuitan mengenai keluhan para yang mengikuti program (KM) angkatan 3. ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar () yang diinisasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ().

Cuitan berupa thread yang diunggah pada Rabu (8/6) ini ditulis oleh akun @lesyeuxdebyla dengan judul ‘Merdeka tapi tidak di Merdekakan?‘. Cuitan tersebut berisi tentang keluhan dan tuntutan peserta KM 3 yang bantuan untuk biaya hidupnya telat dibayarkan. Sampai pukul 20.20 WIB, cuitan ini mendapat hampir 9 ribu like dan telah diretweet lebih dari 2 ribu kali.

Baca Juga:  Hak Interpelasi DPRD Cilegon Ditentang, PP GEMPAR Layangkan Tantangan Debat Terbuka

Dalam Buku Saku Angkatan 3, bantuan biaya hidup diberikan sebesar Rp1,2 juta perbulan diberikan selama 5 bulan saat penugasan berlangsung. Pembayaran bantuan biaya hidup dilakukan dalam dua termin, yaitu sebelum penugasan dan di tengah masa penugasan, dengan catatan yang bersangkutan telah melengkapi sejumlah laporan yang disyaratkan.

Menurut peserta , untuk pencairan termin pertama itu sudah dibayarkan pada bulan Februari sebesar Rp2,4 juta. Sedangkan untuk pencairan termin dua, itu dibayarkan sebesar Rp2,6. Akan tetapi, untuk termin dua belum ada kejelasan terkait kapan bantuan biaya hidup akan dibayarkan.

Baca Juga:  Konfercab ke-XII Ditutup, Ketum PB Beri Catatan untuk Formateur

Akun @lesyeuxdebyla mengatakan bahwa untuk pencairan termin dua belum ada kejelasan kapan bantuan ini akan dicairkan, padahal mereka rela cuti untuk mengikuti program ini, karena ada beberapa penempatan yang cukup jauh dari tempat tinggal dan lokasi kampus peserta.

Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 3 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending