Kabar Nasional

FPI Resmi Dibubarkan Pemerintah, HMI MPO: Rezim Tangan Besi, Represif dan Otoriter

Published

on

Jakarta, suarahimpunan.com – Pembubaran (FPI) dipandang oleh Pengurus Besar sebagai sikap otoriter yang dipertontonkan oleh rezim Jokowi-Amin. Selain dinilai melanggar demokrasi, rezim Jokowi-Amin juga mempermainkan publik dengan kata hoaks dalam pembubaran FPI. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum , . Ia mengatakan, pembubaran FPI merupakan sikap otoriter yang dipertunjukkan oleh rezim Jokowi-Amin, yang seolah-olah dilakukan untuk memberikan peringatan kepada kelompok kritis, agar tidak macam-macam dengan rezim.
Baca Juga:  Polemik Impor Sampah, Pemprov Banten Diminta Atur Strategi
“Seperti yang sebelumnya kami sampaikan, secara tegas kami mengatakan bahwa rezim di bawah kepemimpinan Joko Widodo ini menampakkan tangan besinya, wajah represifnya, wajah otoritarianismenya terhadap kelompok sipil, yang mencoba untuk kritis terhadap kebijakan pemerintah,” ujarnya dalam rilis yang beredar, Rabu (31/12/2020). Ia menyayangkan sikap yang dipertontonkan oleh rezim Jokowi-Amin dalam pembubaran FPI itu. Sebab dalam demokrasi yang dianut oleh Republik Indonesia, hal tersebut justru sangat bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi. “Indonesia yang selalu mengklaim negara paling demokratis, justru dengan adanya pembubaran FPI yang sebelumnya juga telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), menegaskan bahwa negara kita bukanlah negara demokratis,” ungkapnya.
Baca Juga:  Disebut Kebiri Kedaulatan Rakyat, HMI MPO Desak Jokowi Terbitkan Perpu UU Cipta Kerja
Selain itu, ia menilai bahwa rezim yang saat ini berkuasa terkesan semau sendiri dalam melakukan tafsir atas demokrasi dan Pancasila, untuk melakukan pemberedelan terhadap kelompok-kelompok yang menempatkan diri sebagai oposisi pemerintah. “Pemerintah mencoba untuk membuat satu tafsir tunggal terhadap demokrasi, termasuk terhadap Pancasila. Kemudian itu dijadikan alat untuk memukul kelompok-kelompok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending