Kabar Nasional

Pembangunan Kampung Cerdas Harus Berbasiskan Nilai Islam

Published

on

TANGERANG, suarahimpunan.com – Dalam kurun waktu 24 tahun ke depan, Indonesia akan genap berusia satu abad. Dalam momentum ini, NKRI harus melakukan perubahan-perubahan untuk menuju negara yang tinggi, sebagai bangsa yang baik dalam hal SDM, politik, sosial, dan ekonomi. Hal itu terungkap dalam diskusi yang diselenggarakan oleh MPR RI dengan Tema ‘Menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka; Gerakan Nasional Membangun Kampung Cerdas Untuk Indonesia Cerdas dan Berperadaban 2045’ yang dilaksanakan pada Sabtu (18/9/2021). Diskusi yang diinisiasi oleh Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI, Tamsil Linrung tersebut menghadirkan Presidium MN KAHMI, Profesor Siti Zuhroh sebagai pemateri dan Ketua Umum , Affandi Ismail, sebagai penanggap.
Baca Juga:  Paripurna Kota Serang Diseruduk Mahasiswa, Perjuangkan Kesejahteraan Guru Non PNS
Hadir pula dalam diskusi tersebut rombongan , yang dipimpin oleh Ketua Umum Komisariat Pakupatan, Irkham Maghfuri Jamas. Dalam kesempatan itu, Irkham mewakili Cabang Serang mempertanyakan terkait dengan sumber anggaran pembentukan Kampung Cerdas yang akan dibentuk. “Kira-kira bagaimana smart people akan dibangun di kampung cerdas ini? Dalam pemaparan tadi, ada program akan membuat perpustakaan, kira-kira itu memakai dana mana bu? Apakah APBN, , atau justru dana yang filantropi Islam atau dana masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:  LMND dan HMI MPO Kecam Represifitas dan Brutalitas Aparat
Menurutnya, ketimbang membangun gedung perpustakaan yang baru, lebih baik program Kampung Cerdas berfokus pada pemanfaatan masjid sebagai poros peradaban. “Saya mengusulkan dari Cabang Serang untuk membuat Kampung Cerdas ini, dalam hal perpustakaan dibuat di masjid. Sehingga kita fokus pada poros-poros masjid sebagai penunjang peradaban,” ucapnya.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending