Kabar Regional

Ada Temuan BPK, HMI MPO Cabang Serang Sebut KONI Tak Bertanggungjawab

Published

on

Serang, suarahimpunan.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada . Namun, dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut, terdapat beberapa temuan yang menjadi catatan BPK, untuk segera diselesaikan. Salah satu temuan tersebut yaitu adanya penggunaan dana hibah sebesar Rp315 juta oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) , yang belum dipertanggungjawabkan. BPK pun merekomendasikan KONI untuk mengembalikan dana hibah yang belum dipertanggungjawabkan tersebut. Hal ini menjadi sorotan Himpunan Islam-Majelis Penyelamat Organisasi () Cabang Serang. Menurut mereka, tidak adanya pertanggungjawaban KONI atas penggunaan dana hibah tersebut, merupakan bentuk ketidak patuhan atas peraturan yang berlaku.
Baca Juga:  Sudah Penuhi Kaidah, Mahasiswa PBI : Pengkritik Soal Ujian Berfikiran Kolot
“Ini jelas bentuk ketidak patuhan atas peraturan. KONI merupakan lembaga penerima dana hibah dari , maka ikutilah aturan yang berlaku,” ujar Ketua Umum , Ubaidilah, Minggu (21/7).
LHP BPK Pemerintah Kota Serang tahun 2018
Munurutnya, dana hibah yang belum dipertanggungjawabkan oleh KONI, memang kecil jika dibandingkan jumlah dana hibah yang diterima oleh KONI keseluruhan. Namun, kata Ubaidilah, tindakan abai terhadap aturan tersebut melukai perasaan masyarakat.
Baca Juga:  Dilanda Banjir, HMI Jakbar Kolaborasi Buka Posko Pengungsian
“Memang, Rp315 juta ini gak sampai 5 persen dari keseluruhan dana yang didapatkan oleh KONI, yaitu Rp10 miliar. Tapi tetap saja, nominal tersebut besar bagi masyarakat, dan bisa digunakan untuk keperluan mendesak lainnya,” terangnya. Ubaidilah menuturkan bahwa dengan nominal dana yang tidak dipertanggungjawabkan tersebut, Pemerintah Kota Serang dapat melakukan rehabilitasi satu ruang kelas rusak, ataupun melakukan revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 3 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending