Connect with us

Jurnalisme Warga

[Jurnalisme Warga] Masih Banyak Caleg Melanggar Peraturan Kampanye

Published

on

Serang, SuaraHimpunan.Com – Para peserta Pemilihan Umum di Kota Serang masih banyak yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum tentang Alat Peraga Kampanye (APK).

Hal tersebut dilaporkan oleh salah satu pembaca SuaraHimpunan.Com, sebut saja Mawar, yang masih melihat adanya angkot yang terpasang stiker One Way yang bergambarkan salah satu calon Legislatif dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS).

Ia mengatakan, stiker One Way tersebut ia lihat pada saat berkendara melewati jalan Patung Debus.

“Kebetulan kemarin saya telah membaca berita penertiban APK Stiker One Way di salah satu media Online juga. Jadi ketika saya melihat, saya langsung foto. Ini baru satu, masih banyak lagi yang lainnya,” ujarnya.

Memang jika dilihat dari gambar yang disosialisasikan oleh KPU Kota Serang, Fasilitas Umum termasuk kedalam lokasi yang dilarang untuk dipasang Alat Peraga Kampanye.


Seperti dilansir dari BantenRaya.Com, Komisioner Bawaslu Kota Serang Agus Aan mengatakan bahwa sejak masa awal kampanye dimulai saat rapat koordinasi pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Serang dan menjelaskan bahwa pemasangan alat peraga kampanye di angkutan umum adalah sebuah pelanggaran.

Agus menyatakan bahwa larangan menempelkan sticker di angkot sebenarnya selain melanggar peraturan KPU juga melanggar aturan yang dimiliki perhubungan. Sehingga tanpa perintah Bawaslu Kota Serang untuk menertibkannya pun dinas perhubungan seharuusnya sudah bersikap pro aktif mencopot sticker tersebut.

Agus mengungkapkan bahwa penampilan sticker di mobil boleh dilakukan sepanjang mobil yang digunakan merupakan milik pribadi atau milik partai politik. Namun, hal itu juga harus dilaporkan terlebih dahulu kepada PU Kota Serang.

Jika teman-teman memiliki Rilis, Karya sastra baik puisi, cerpen, atau lainnya. Silahkan kirim ke redaksi@suarahimpunan.com insyaAllah dapat kita publikasikan. Terimakasih ^_^

loading…

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jurnalisme Warga

[Jurnalisme Warga] Reuni 212 Berjalan Lancar dan Kondusif

Published

on

Dokumentasi : Suarahimpunan.com


Juranlisme Warga, Suarahimpunan.com — Reuni 212 di monas 2018 berjalan dengan lancar dan kondusif, mujahid dan mujahidah berdatangan dari seluruh pelosok Indonesia.


Lancarnya agenda 212 membantah isu yang mengatakan bahwa agenda ini merupakan agenda yang penuh makar dan tindakan anti toleransi.

“Ummat Islam tak perlu diajari tolerasi, karena toleransi sudah mendarah daging pada diri ummat islam, terbukti hari ini dengan hadirnya kawan-kawan dari Non-Muslim (diacara ini-Red)” ujar salah satu Mujahid 212.


Ia pun menambahkan bahwa agenda ini bukan untuk memecah belah bangsa, khususnya Ummat Islam di Indonesia.

“Ummat Islam tak akan memecah belah bangsa, karena persatuan sudah mendarah daging,” lanjutnya.

Menurutnya, acara ini sangat dipenuhi dengan tanggung jawab akan ketertiban, kebersihan dan keamanan. Karena antara peserta satu dan lainnya saling mengingatkan akan hal tersebut.

“Muslim satu dengan muslim yang lain saling mengingatkan untuk menjaga ke tertiban acara dan kebersihan tempat, tak sedikit apabila ada yang menginjak tanam kemudian langsung di ingatkan, seperti yang saya alami tadi,” akunya.


Namun dibalik lancaranya dan kondusifnya acara, terdapat hal-hal yang seharusnya menghambat jalannya acara.

“Ustadz Haikal berkata tidak sedikit penerbangan yang di batalkan, ada Bus yang tidak jadi berangkat ke Jakarta. Dan memang hal ini juga di alami dengan rombongan kami,” lanjutnya.

Ia pun menyesali tindakan berlebihan dari aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan. Ia mengaku, saat ingin datang ke Jakarta ia dan rombongannya harus sembunyi-sembunyi saat malam hari.

“Seolah-olah menurut polisi, kami ini berbahaya untuk masuk ke Jakarta. Seperti orang yang ingin melakukan kejahatan saja,” tutupnya.
loading…

Continue Reading

Lagi Trending