Kabar

Pertama Kali di Kota Serang, Berobat Bayar Pakai Sampah

Published

on

“Masyarakat dapat memilah , hasilnya tabungannya bisa untuk berobat. Tabungan sangat bermanfaat untuk keindahan lingkungan dan ,” tuturnya. Direktur Klinik PKU Muhammadiyah , M. Fajar Nasikhin, mengatakan dalam program ini pihaknya bekerjasama dengan BSD untuk pembayaran pengobatan masyarakat. “Untuk pembayarannya, kami bekerjasama dengan BSD. Jadi masyarakat menabung melalui Bank Digital, yang nantinya dikonversikan menjadi nilai rupiah dalam rekening BSD,” ujarnya. CEO , Iyadulloh mengungkapkan, Bank Sampah Digital sudah dua tahun berjalan mengumpulkan sampah dari koordinator di setiap Kota maupun Kabupaten di Banten. Dari hasil tabungan sampah itu, nantinya dapat dikonversikan berbagai manfaat seperti sembako, aqikah, bahkan sampai pembayaran SPPT.
Baca Juga:  HMI (MPO) Cabang Serang membuka Donasi Untuk Korban Tsunami Banten. Mari Berdonasi! (Update Berkala)
“Kali ini, layanan konversi terbaru BSD di Klinik PKU Muhammadiyah , yaitu berobat pakai sampah. Jadi nabung sampah bisa dipakai untuk berobat ,” ucapnya. Ia pun mengatakan ada beberapa jenis sampah yang bisa dikumpulkan melalui Bank Sampah digital, yakni mulai dari plastik, kertas logam, masing-masing terdapat nilai rupiah. BSD yang belum genap berusia dua tahun sudah memiliki 144 titik di Banten yang bertugas untuk menampung sampah yang akan ditabung oleh masyarakat.
Baca Juga:  Karantina Dinilai Langkah Paling Tepat Selesaikan Pandemi
“Oleh karena itu, masyarakat di Banten maupun diharapkan dapat semakin rajin menabung sampah di Bank Sampah Digital. Karena dengan begitu, kita ikut serta menjaga lingkungan, sehingga berdampak pada kesehatan rohani,” tandasnya. (AL)

Halaman 2 dari 2 HalamanHalaman Selanjutnya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lagi Trending