Kabar

Tindakan Kriminal Meningkat: Kapolda NTB Lebih Serius Menciptakan Kamtibmas

Published

on

Suarahimpunan.com – Menjelang pergantian tahun baru 2024 keamanan di berbagai daerah perlu ditingkatkan. Mengingat maraknya berbagai tindakan kriminalitas yang telah terjadi di tahun sebelumnya seperti: pembacokan, pemanahan, dan juga maraknya peredaran miras serta narkoba.

Keamanan merupakan salah satu wujud nyata yang perlu diupayakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Himpunan Mahasiswa Islam () Badan Koordinasi () Bali Nusra Ketua Bidang Pembangunan Daerah dan Pedesaan, Ajunnarfid, S.E., melihat kondisi keamanan lemah dan tindakan kriminal semakin merajalela yang ada di wilayah Hukum Polda NTB.

Ajun berharap agar Kapolda NTB dapat memberikan keamanan serta membangun kondisi sosial yang kondusif, memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Milad HMI ke-75, Semarakkan dengan Dialog Kebangsaan dan Launching Smart Village

“Saya berharap kepada Kapolda NTB Bapak Irjen Pol. Drs. R. Umar Faroq, S. H., M. Hum., bisa memberikan keamanan serta kondisi sosial yang kondusif dengan menjalankan tugas pokok kepolisian sesuai amanah UU RI No. 2 Tahun 2022 memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat” ujarnya.

Ajun menambahkan, agar Bapak Kapolda NTB senantiasa mengontrol kinerja setiap Kepala Kepolisian Resort di NTB untuk melakukan patroli disetiap titik yang dianggap rawan tindakan kriminal.

Baca Juga:  Kritisi Keputusan Kepala LKPP, PUNDI Layangkan Surat ke LKPP dan Kejagung

“Kepada Kapolda NTB Bapak Irjen Pol. Drs. R. Umar Faroq, S. H., M. Hum., agar selalu mengontrol kinerja setiap kepala kepolisian Resort di NTB untuk mengintruksikan kepada anggotanya agar selalu standby melakukan patroli 24 jam disetiap titik yang dianggap rawan tindakan kriminal, serta memfungsikan tugas Bhabinkamtibmas demi menciptakan Kamtibmas di ruang lingkup sosial” tandasnya.

Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Lagi Trending