Literatur

Menelusuri Keaslian Uang Rupiah

Published

on

Oleh: Yunda Wina Mardhatillah Vinnisa, Kader Komisariat Untirta Pakupatan Kamu pernah ga sih menemukan ? Atau kamu pernah merasa tertipu? Merasa menerima , ternyata yang diterima adalah , karena tidak mengecek terlebih dahulu? Yuk mari kita bahas tuntas mengenai dan bagaimana sih caranya membedakan antara dengan . Sebelumnya mari kita bahas apa itu uang rupiah? Uang rupiah adalah alat tukar yang sah, yang digunakan oleh masyarakat indonesia. Sesuai dalam Pasal 1 poim 1 dan poin 2, Pasal 2 ayat (1), serta Pasal 21 ayat (1) UU Mata Uang. Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran yang dilakukan di wilayah NKRI wajib menggunakan Rupiah.
Baca Juga:  Punya Pandangan Berbeda Terkait Multatuli Dan Max Havelaar-nya? Presentasikan Di FSM!
Berbicara mengenai uang, konsep Islam berbeda dengan konsep konvensional. Dimana dalam konsep Islam, uang bukan sebagai komoditas yang bisa di sewakan atau dijual-belikan dengan mendapatkan keuntungan. Sedangkan konsep konvensional, uang itu sebagai alat komoditas yang bisa disewakan dan dijual-belikan. Untuk selanjutnya mari kita bahas apa sih kegunaan uang rupiah? Dan dari mana saja biasanya kita mendapatkan uang palsu? Salah satu dasar kegunaan uang yaitu kita bisa membeli barang-barang yang kita butuhkan atau yang kita inginkan guna memenuhi hasrat kita sebagai manusia. Dengan begitu, rugi bagi kita bila menerima uang yang palsu dan tidak bisa digunakan lagi. Mendapatkan uang palsu biasanya terjadi saat kita melakukan transaksi, membayar barang yang dibeli kemudian menerima kembalian palsu. Hal ini bisa disebabkan oleh pedagang yang curang, memberikan kembalian dengan uang palsu, dan kita langsung menerima tanpa kita cek. Atau bisa juga saat penjual sedang ramai pembeli, kemudian tidak sempat cek keaslian uang dan akhirnya bisa jadi mendapatkan uang palsu dari pembeli yang curang. Melihat fenomena tersebut, titik permasalahannya adalah kurang telitinya kita dalam mengecek keaslian uang.
Baca Juga:  Paket Jatuh Cinta
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 3 Halaman

Lagi Trending