Literatur

Pentingnya Mencari Informasi dengan Benar

Published

on

Oleh: Muhammad Iqbal Nurshidiq, Mahasiswa UIN SMH Banten. (miqbalnurshidiq@gmail.com)


Seperti yang kita ketahui bahwa di era posttruth, (pasca kebenaran) atau post modern media informasi sangat gencar gencarnya dalam membuat suatu berita yang bertujuan untuk memberi informasi pada masyarakat, terlebih lagi masa sekarang ini masa pandemi betapa banyak sekali media memberitakan ini dan itu, dan kadangkala ada sebagian media memanfaatkan hal ini untuk menakuti masyarakat atau bahkan menyebarkan berita hoax dan dalam hal ini sebenarnya kita tidak bisa menyalahkan orang lain justru kita harus cerdas dalam memilih informasi tersebut.


Jika tidak akan terjadi saling menuduh antara satu dengan yang lain seperti yang terjadi pada beberapa kasus, saya tidak ingin memberikan beberapa contoh, akan tetapi saya akan menceritakan pengalaman yang saya rasakan ketika mendapat informasi yang salah atau biasa disebut informasi hoax, waktu itu beredar dikampung saya, sebuah informasi hoax, sekitar satu tahun kemarin yang sangat miris di tengah wabah Covid-19 masih saja beredar informasi yang simpang siur yang justru meresahkan masyarakat seperti bahaya vaksin terus-menerus menghantui masyarakat, media yang tak bertanggungjawab dalam menyebarkan berita menyebabkan masyarakat tidak ingin vaksin dan memicu bertambahnya korban yang kena wabah ini, penyebab utamanya adalah media yang sembrono menyebarkan berita serta masyarakat yang terlalu percaya dengan informasi dan tidak melakukan tabbayun terlebih dahulu, dan saya akan menceritakan hal-hal fatal apabila kita tidak memilah informasi secara benar.


Ini terjadi di kampung saya, kejadian ini terjadi sekitar Idul Adha tahun kemarin, biasanya kami umat muslim melaksanakan shalat eid akan tetapi pada hari itu terjadi berita yang berhembus di masyarakat bahwa akan adanya Satgas untuk membubarkan shalat eid, dengan berdalih tidak bolehnya kerumunan, saya melihat beberapa tetangga saya yang ngga ke mesjid dan cenderung menunda datang ke mesjid lebih dulu karena ketakutan berita tersebut, saya pula sempat berniat untuk tidak berangkat karena berita itu sangat menggangu saya akan tetapi saya bulatkan tekat untuk tetapi shalat di mesjid tersebut.


Ketika saya shalat terus menerus khawatiran akan informasi tersebut, jika benar-benar terjadi maka mungkin saya akan lari lebih dulu, karena saya sudah menyiapkan sendal saya di samping agar jika ada Satgas maka saya bisa lari lebih dulu, namun selesai saya shalat eid justru tidak terjadi apa-apa seperti berita yang beredar, dan akhirnya saya tenang, dan sambil berfikir ko ada ya orang yang tega menyebarkan berita hoax seperti ini, sepanjang jalan saya terus berfikir bagaimana cara untuk memilah informasi yang benar-benar valid bukan hoax, dan hari-hari berlalu sejak kejadian itu saya berusaha keras mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi bagaimana agar kita bisa memilih informasi secara valid.
Halaman SebelumnyaHalaman 1 dari 2 Halaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Trending