Sekilas Info

Peduli Kemanusiaan, Sahabat Nurani Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Lebak

Published

on

LEBAK, suarahimpunan.com – Ratusan rumah warga di Kabupaten Lebak diterjang banjir pada Minggu (9/10) sore, banjir ini mengakibatkan empat kecamatan di Lebak terendam. Uluran tangan kemanusiaan pun berbondong-bondong menyalurkan bantuannya.

juga turut hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak dengan menyalurkan bantuan. Bantuan yang dihimpun disalurkan ke dan , Kabupaten Lebak, Provinsi pada Kamis (13/10/2022).

Selain memberikan bantuan sandang pangan dan kebutuhan sehari hari, juga memberikan motivasi terhadap warga terdampak banjir.

Direktur Sabahat Nurani, Ais Komarudin,
mengaku perihatin dengan keadaan pascabanjir bandang, terlebih dengan keadaan rumah warga yang rusak. Pihaknya pun memberangkatkan satu tim emergency respon tahap ke 1.

“Tahap kesatu ini kita melakukan konsolidasi pihak terkait mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan darurat yang sekiranya belum terintervensi oleh lembaga-lembaga lain,
salah satunya adalah perahu untuk menyebrang di wilayah Cimancak Kabupaten Lebak yang akan digunakan. Maka kami sepakat melakukan pengiriman armada air yaitu perahu dari fiber karena perahu karet lebih riskan bocor untuk saat ini, alat ini akan di gunakan untuk transportasi penyebrangan sambil menunggu proses rekontruksi jembatan yg dilakukan oleh pemerintah terkait,” ujarnya.

Ais pun menuturkan bahwa pihaknya juga berdiskusi dengan stakeholder terkait membahas mengenai program mitigasi bencana.

Baca Juga:  Murah tapi Nikmat! Mama Ayu Ungkap Sejarah Menu Makan Paket 'Acak-acak'

“Kamipun berkesempatan diskusi dengan beberapa stakeholder, kaitannya dengan program keberlanjutan dari peristiwa ini yaitu program mitigasi bencana dan upgrading untuk para relawan yang insyallah Sahabat Nurani akan mengambil peran cukup signifikan di wilayah tersebut,” jelasnya.

Ais juga menjelaskan bahwa bantuan perahu kepada Camat, dan dalam penggunaannya akan dibantu oleh relawan Sahabat Nurani.

“Insyallah akan di-maintenance oleh Sahabat Nurani yang ada di lokasi. Kedua kita mendistribusikan sandang, pangan dan beberapa kebutuhan lainnya di yang memang belum terjamah sama lembaga lain, jadi kita sudah mengintervensi dua kecamatan yaitu Bayah dan Cibeber,” ungkapnya.

“Untuk di tepatnya di Kampung Tegal Lumbu Desa Wanasari yang terpapar langsung oleh bencana banjir bandang, kita distribusikan ke warga sekitar kurang lebih 33 KK dan kita juga ada program bersih bersih masjid dan memberikan alat alat kebersihan di masjid masjid terkait dan juga pesantren,” tambahnya.

Ais juga mengatakan bahwa target Sahabat Nurani adalah menyalurkan bantuan berupa fasilitas dan perlengkapan untuk ibadah.

“Salah satu yang akan kita sepakati menjadi mean issunya adalah bantuan terkait pengadaan fasilitas ibadah mulai dari mukena, sajadah termasuk juga Al- Qur'an yang dalam pengamatan kami ini sangat mendesak, terima kasih kepada para mitra dan donatur yang sudah mempercayakan, mudah mudahan ini bisa menjadi awal yang baik untuk menghadirkan kepedulian untuk sesama,” terangnya.

Baca Juga:  'Dosen dengan Selang Oksigen' dari UGM Bacakan Surat Kecil Perpisahan, Isinya Sangat Menyentuh Hati

Selain itu, ia juga menerangkan bahwa hasil kajian pihaknya terhadap hazar atau ancaman di wilayah tersebut sangat tinggi.

“Sejauh ini pemantaun kami masyarakat sangat antusias menyadari bahwa mitigasi bencana baik struktural maupun non struktural adalah keniscayaan untuk meminimalisir terjadi bencana susulan dan terjadinya korban jiwa,” lanjut ais.

Ia pun berharap masyarakat Indonesia dapat menjadikan tragedi ini sebagai momen untuk saling mentautkan hati, bergandeng tangan, dan menghadirkan kepedulian untuk sesama, bukan tidak mungkin peristiwa ini juga akan sangat dekat dengan kita. Menurutnya kebersamaan adalah kata kunci mengurai masalah yang dihadapi.

“Bukan seberapa besar apa yang bisa dihadirkan dan besarnya nominal, tapi seberapa dahsyat keberpihakan kita terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Bangsa ini sudah terlanjur dianggap bangsa dermawan, maka diam diri adalah sebuah kerugian, berikan tenaga do'a dan materi karena yang diberikan itulah sejatinya yang abadi di kemudian hari,” tandasnya. (NSRL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lagi Trending