Kabar
Beranda » Kader Kohati Serang Minta Isu Kekerasan Seksual Dibahas di Kongres Pekanbaru

Kader Kohati Serang Minta Isu Kekerasan Seksual Dibahas di Kongres Pekanbaru

Suarahimpunan.com – Salah satu kader HMI MPO Cabang Serang, Ririn Purnamasari, meminta agar isu kekerasan seksual dapat dibahas secara komprehensif pada Kongres XXXIV di Pekanbaru.

Demisioner Sekretaris Umum Komisariat Untirta Ciwaru ini menuturkan, persoalan kekerasan seksual kian hari kian marak, baik di ruang digital maupun di kehidupan nyata.

“Makanya saya kira isu ini harus menjadi konsen bersama, untuk dapat didiskusikan secara komprehensif di Kongres Pekanbaru,” ujarnya, Senin 26 Mei 2025.

Ririn menuturkan, kongres yang merupakan salah satu forum tertinggi dalam pengambilan keputusan, perlu untuk merumuskan kebijakan secara nasional mengenai ruang aman bagi kader HMI, khususnya para HMI Wati se-Indonesia.

“Tentu kalau berbicara kekerasan seksual di masyarakat, perlu juga kita soroti. Namun yang paling pertama harus kita wujudkan adalah bagaimana HMI ini bisa menjadi ruang aman bagi seluruh kader. Aman dari tindakan perpeloncoan, aman dari tindakan kekerasan seksual,” ungkapnya.

KOHATI PB HMI MPO Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Menurut Ririn, perlu dirumuskan kebijakan nasional mengenai pedoman penanganan kekerasan seksual di lingkungan HMI. Hal itu penting dilakukan agar pengurus tidak terjebak pada dilema ‘membela korban atau menjaga nama baik himpunan’.

“Dengan pedoman ini, pengurus menjadi punya pegangan apa yang harus mereka lakukan, ketika ada laporan mengenai kekerasan seksual di lingkungan HMI. Tidak terjebak oleh dilema,” ucapnya.

Di sisi lain, peran Kohati pun diminta untuk diperkuat dalam kemampuan menangani permasalahan keperempuanan, termasuk peristiwa kekerasan seksual. Jangan sampai, Kohati hanya menjadi wadah berkumpul kader-kader perempuan HMI saja.

“Saya gak tau kalau di cabang lain seperti apa, namun saya pribadi jarang mendapat insight dari Kohati mengenai langkah-langkah advokasi masalah keperempuanan. Justru saya mendapatkannya dari lembaga lain, meskipun isinya senior HMI juga,” kata dia.

Ia pun menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan tindakan yang sangat kejam. Korbannya akan terus menerus trauma, atas peristiwa tersebut.

PB HMI MPO Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

“Maka dari itu, saya pribadi meminta kepada perwakilan Cabang Serang untuk dapat menjadikan ini menjadi isu fokus yang dapat disampaikan di forum kongres. Jangan sampai isu seperti ini lewat begitu saja,” tegasnya. (Aziz – Cabang Serang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *