Suarahimpunan.com – Kongres XXXIV HMI MPO di Pekanbaru akan segera dimulai. Perwakilan dari tiap cabang sudah mulai berangkat ke arena kongres, baik melalui jalur udara, laut maupun darat.
Banten, sebagai provinsi paling ujung barat Pulau Jawa, memiliki 5 cabang aktif. Kelimanya yakni Serang, Tangerang Raya, Lebak, Pandeglang dan Cilegon.
Kelima cabang itu diketahui sudah berangkat dari masing-masing daerahnya, ke arena kongres di Pekanbaru.
Berdasarkan informasi, total suara yang dibawa oleh perwakilan cabang asal Banten, mencapai 15 suara penuh.
Namun sayangnya, sampai saat ini tidak ada satupun informasi yang beredar, yang menyatakan bahwa Banten akan mengusung kandidat calon Ketua Umum.
“Sampai saat ini kami kader-kader di bawah, belum dapat informasi sama sekali soal siapa calon yang akan diusung oleh perwakilan Banten,” ujar Demisioner Ketum HMI Komusariat Latansa Masahiro – Cabang Lebak, Alfian Nur Hakim.
Menurut Alfian, banyak nama-nama yang seharusnya dapat diusung oleh perwakilan cabang-cabang dari Banten, yang berangkat ke arena kongres.
“Ada banyak nama dari Banten, ada kanda Wahyu dari Lebak, ada kanda Ega dari Serang, ada kanda Afdel dari Tangerang, dan banyak lagi nama-nama yang memang menurut kami mumpuni untuk dicalonkan,” jelasnya.
Alfian menuturkan, pencalonan nama dari Banten dapat menjadi bukti bahwa perkaderan dan kualitas manusia di Provinsi Banten, juga mampu untuk bersaing di kancah nasional.
“Kita pernah ada perwakilan Banten yang menjadi Ketua Kornas Kohati, Yunda Arofiah dari Cabang Serang. Kenapa tidak untuk Ketua Umum PB?” ucapnya.
Selain itu, ide dan gagasan yang diserap dari kebudayaan Banten, seharusnya juga dapat dibawa ke arena kongres untuk diajukan sebagai usulan program ke depannya.
Alih-alih informasi mengenai nama calon atau gagasan yang dibawa oleh perwakilan Banten, Alfian mengaku yang pihaknya dapat justru kabar bahwa beberapa cabang dari Banten, tersandera oleh salah satu calon demi tiket berangkat ke kongres.
“Kalau bukan calon, minimal ide yang dapat dibawa dari Banten ini. Tapi informasi yang saya dapat, justru soal tersanderanya wakil-wakil dari Banten demi tiket. Jadi sayang aja, perwakilan dari Banten ke sana, tidak bawa apa-apa, hanya sekadar suara yang ditukar dengan tiket,” tegasnya.


Komentar