Suarahimpunan.com – Forum kembali diberlakukan pending setelah adanya perdebatan sengit lagi antara peserta dengan Pimpinan Sidang Sementara.
Perdebatan lagi-lagi berkaitan dengan persoalan syarat formatur ketua umum.
Sambil menunggu pending, yuk simak rencana jalan-jalan yang disiapkan oleh panitia pelaksana Kongres XXXIV PB HMI di Pekanbaru.
Istana Siak menjadi salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh para peserta Kongres di Pekanbaru.
Ketua Divisi Acara pada Kongres XXXIV HMI di Pekanbaru, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya ingin mengenalkan budaya melayu dan juga Riau kepada para peserta yang hadir dalam Kongres.
“Ini kan Kerajaan Melayu tertua di Riau, jadi kami ingin membawa peserta Kongres ke Siak ini untuk mengenalkan budaya Melayu dan juga budaya Riau,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak peninggalan Kerajaan Melayu yang berlokasi di Riau.
Sehingga, panitia sepakat ingin mengenalkan peninggalan budaya ini kepada peserta yang datang dari berbagai daerah se-Indonesia.
“Karena memang masih banyak peninggalan Kerajaan Melayu yang ada di Riau,” katanya.
Tak hanya Istana Siak, peserta juga akan diperkenalkan destinasi wisata Danau Rusa yang berada di Kabupaten Kampar.
“Ada juga rencana ke Danau Rusa yang berlokasi di Kabupaten Kampar,” tuturnya.
Objek wisata Danau Rusa ini sangat populer di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan.
Danau Rusa yang terkenal dengan airnya yang jernih dan berwarna kehijauan mirip air laut ini menjadi daya tarik sehingga selalu ramai dikunjungi.
Taufik berharap, semua peserta yang datang ke tanah Melayu ini dapat mengikuti agenda jalan-jalan yang telah disiapkan sebagai bonus datang ke kegiatan Kongres di Pekanbaru.
“Semua peserta yang belum pulang akan dibawa untuk jalan-jalan ke lokasi yang sudah kami tentukan. Kami berharap semua peserta ikut, karena kami ingin mengenalkan budaya Melayu Riau dan ini juga akan merupakan bonus dari acara kongres,” tandasnya.


Komentar