Kabar
Beranda » Soroti Munas Kohati, Demisioner Sekretaris Kornas: Bukan Hanya Sekadar Formalitas!

Soroti Munas Kohati, Demisioner Sekretaris Kornas: Bukan Hanya Sekadar Formalitas!

Suarahimpunan.com – Demisioner Sekretaris Kohati Nasional (Kornas) PB HMI, Delpi Susanti, menyampaikan, Musyawarah Nasional Korps HMI-Wati (Munas Kohati) dalam Kongres XXXIV PB HMI di Kota Pekanbaru ini bukan sekadar forum formalitas.

Kader HMI Cabang Pekanbaru ini menyebut Munas Kohati sebagai wahana memperteguh jati diri Kohati yang cerdas, beradab, dan peduli terhadap nasib umat.

Oleh sebab itu, Delpi mendorong agar Munas Kohati dijadikan sebagai ruang konsolidasi intelektual sekaligus penguatan identitas perempuan HMI yang tangguh, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai budaya serta keislaman.

Sebagai anak jati Melayu, Delpi juga menyisipkan pesan yang sarat dengan kearifan lokal, mengingatkan pentingnya adab dan nilai dalam setiap perjuangan.

“Seperti petuah orang tua-tua Melayu: Budi yang baik dikenang jua, ilmu yang luhur ditinggikan martabatnya. Maka jadikanlah Munas ini bukan sekadar forum formalitas, tetapi sebagai wahana memperteguh jati diri Kohati yang cerdas, beradab, dan peduli terhadap nasib umat,” ujarnya, Minggu 25 Mei 2025.

KOHATI PB HMI MPO Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Ia berharap, gelaran Munas ini menjadi titik balik strategis bagi penguatan peran perempuan HMI dalam merespons tantangan zaman.

“Kohati harus tampil sebagai garda pemikir dan penggerak perubahan. Bukan hanya dalam isu-isu perempuan, tetapi juga dalam ranah kebangsaan dan kemanusiaan yang lebih luas,” tegasnya.

Tak hanya itu, Delpi juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kader Kohati di Indonesia, agar memiliki pandangan luas dan mendalam terhadap peran dirinya sebagai perempuan sekaligus kader intelektual.

“Terlalu sempit jika pemikiran seorang Kohati hanya berkutat pada rias wajah dan penampilan semata. Perempuan, khususnya Kohati, harus cerdas. Dari kecerdasan itulah terpancar kecantikan sejati,” tuturnya.

Ia pun menegaskan bahwa kecantikan perempuan bukan terletak pada kosmetik.

PB HMI MPO Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Melainkan pada cara berpikir, bertindak, serta kemampuannya memberi manfaat bagi umat.

“Kecantikan fisik akan memudar. Tetapi kecantikan akal dan nurani akan abadi dalam pengaruh dan keteladanan,” ucapnya.

Delpi mengutip kata-kata hikmah dari Buya Hamka, seorang ulama besar yang dikenal dengan pemikiran Islam progresif dan semangat nasionalismenya.

Kutipan itu adalah ‘Jika hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Jika kerja sekadar kerja, kera juga bekerja’.

“Maka tugas kita sebagai insan berilmu adalah memberi makna dan arah tidak sekadar hadir, tetapi turut membentuk zaman,” katanya.

Kornas KOHATI PB HMI MPO Soroti Absennya Negara di Ruang Paling Dasar Pendidikan

Diakhir ia menegaskan pentingnya integrasi antara visi dan aksi dalam kepemimpinan dan pergerakan.

Delpi juga menyampaikan dua kutipan inspiratif sebagai refleksi bagi kader HMI dan Kohati dalam menatap masa depan antara lain ‘Success is not a destination, but success is a journey’ dan ‘Vision without execution is a daydream. Execution without vision is a nightmare’.

“Keberhasilan sebuah gerakan bukan hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses panjang yang dijalani dengan konsistensi, idealisme, dan kerja nyata. Visi yang besar tanpa langkah konkret hanya akan menjadi angan, sementara aksi tanpa arah hanya melahirkan kebingungan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *